Minggu, 23 Juni 2013

Cover Album Fortunata



Cover utama album Fortunata ini merupakan ide saya. Dengan menggunakan background roof top gedung pencakar langit, judul album Fortunata sepertinya memang cocok untuk menggunakan background langit yang menandakan sebuah keagungan dan harapan yang tinggi, juga menggunakan background gedung-gedung yang 'semrawut' yang melambangkan sebuah lika-liku. Jadi artinya adalah sebuah perjalanan kehidupan cinta yang penuh keagungan dan harapan dari seorang 'dewi cinta' yang terdapat lika-liku cinta di dalamnya hahaha. Toh juga hampir seluruh lagu di dalam album ini menceritakan tentang perjalanan cinta saya dan Fortunata. Saya mengucapkan terima kasih kepada sahabat (editor) saya yang bernama Yos karena telah berperan sekali dalam pembuatan cover album ini.



Cover belakang: Terdiri dari list lagu ciptaan saya yang berjumlah 10 lagu. Urutan 1 sampai 5 merupakan lagu andalan saya, sedangkan 6 sampai 10 saya urutkan secara acak.

About Gana Record Studio


Gana Record Studio adalah studio rekaman tempat saya menyelesaikan album pertama saya yang bertajuk 'Fortunata'. Studio ini berlokasi di Bintaro Perum Pondok Jaya Sektor 3A yang dikelola oleh Mas Dwi. Pertama kali saya ke studio ini saat saya membuat proyek kecil untuk cover lagu 'Anak Jalanan' yang berduet dengan sahabat saya di STAN Ferry Irwandi. Setelah membuat video clip lagu tersebut dan meng-upload ke youtube, barulah saya memulai proyek pribadi saya untuk menyelesaikan album pertama ini. Berikut video clip 'Anak Jalanan' yang saya unggah

http://www.youtube.com/watch?v=rTj4wj2hQgI


FOTO-FOTO
 



 Mas Dwi                                                                            
 Kang Majid                                                        
 Mas Pancal


 
'Cubase 5', 'Nuendo 4', 'Melodyne'      
 SUASANA REKAMAN STUDIO 1 
  

Kamis, 20 Juni 2013

Kisah di Balik Lagu 'Fortunata'


 

Fortunata. Mungkin bagi orang yang pertama kali mendengar kata ini akan bertanya-tanya apasih artinya?? Apa sih makna dari kata “Fortunata”? Hehe okay, sebenarnya itu adalah nama seseorang. Tentunya seseorang yang cukup spesial dalam hidup saya. Layaknya musisi lain, kalau mereka membuat judul lagu dengan nama seseorang, pastilah seseorang tersebut mempunyai makna tersendiri bagi si pencipta. Pertama kali ide membuat lagu ini muncul ketika saya pengen banget buat lagu yang judulnya nama orang! Kayak lagu yang sudah ada sebelumnya seperti ‘Bento’ ‘Oemar bakri’, ‘Dara manisku’, ‘Isabela’, ‘Dewi’, ‘Kirana’, ‘Sally sendiri’, ‘Sephia’, ‘Surti tedjo’ atau yang bahasa inggris kayak ‘Timothy’, ‘Lyla’, ‘Hey Steven’, ‘Billy Jean’, dsb.


Nah lagu-lagu yang tadi saya sebutkan itulah yang menginspirasi saya untuk membuat sebuah lagu yang judulnya itu dari sebuah nama seseorang. Sebenarnya lagu ini sudah ada saat saya SD kelas 6 sekitar tahun 2003-2004, tapi lagu ini belum menjadi lagu yang seutuhnya seperti sekarang karena hanya memiliki bagian reffnya saja. Lagi pula nama yang dipakai juga bukan Fortunata, melainkan ‘Selviana’. Kenapa bisa Selviana? Hehehe panjang ceritanya kawand :D. Baru deh saat saya kuliah di STAN, awal semester 5 (tingkat 3) tahun 2011 saya menyempurnakan lagu ini untuk mencari bagian intro dan bridgenya (karena bagian reffnya sudah ada) di rumah saya sendiri Jl. Sentosa 3 no. 7 kodamar kelapa gading (mampir atuh hehe).

Pertamanya saya bingung nama siapa yang akan saya jadikan judul lagu, tapi karena isi kepala saya dan isi hati saya (cie) pada saat itu sedang mikirin si ‘nyonya’, makannya saya langsung punya semangat 45 untuk menyelesaikan lagu ini walaupun awalnya saya masih menggunakan nama Selviana di lagu ini. Setelah dipikir-pikir lagi nama Fortunata ternyata lebih tepat untuk lagu ini karena yaaa itu tadi, memang saat membuat lagunya saya sedang menjalin kisah dengan si ‘Nyonya’...

Jadi lagu ‘Fortunata’ ini menceritakan tentang seorang cowok yang merasa bahagia dalam menjalani hubungan percintaan dengan wanita yang bernama Fortunata. Seakan-akan ia adalah sosok bidadari atau dewi fortuna dalam kisah percintaannya karena si cowok merasa beruntung sekali bisa menjalani hari-hari yang penuh warna bersama si pujaan hati yang dipilihnya, yaitu Fortunata. 

Lagu ini merupakan lagu andalan saya di album ‘Fortunata’ karena lagunya yang easy listening, liriknya mudah dicerna, dan musiknya unik agak unyu-unyu gimanaaa gitu...haha. Meskipun beberapa pihak ‘meremehkan’ lagu ini, dan ada juga yang mengatakan kalau lagu ini adalah lagu tergombal yang pernah ada (haha sial), saya tetap meyakini bahwa lagu ‘Fortunata’ ini adalah lagu yang paling pantas untuk menjadi lagu andalan di album pertama saya.  Lagu ini adalah lagu ketiga yang saya ciptakan dan merupakan lagu kedua yang saya record secara semi-professional (preet) dengan format demo full band di studio rekaman (Gana Record Studio) pada tanggal 12 Desember 2012 (12-12-12) shift 3 studio 1 jam 00:00 – 06:00.



"Yang slalu ku impikan, yang slalu ku dambakan, yang slalu ku inginkan, semua ada padamu"
- Sigit Khamdani -

Kisah di Balik Lagu 'Perjalanan Hidup'




Perjalanan Hidup. Konsep lagu ini saya dapatkan sewaktu saya kuliah di STAN tingkat 2 semester 3 atau 4 (lupa) sekitar tahun 2010-2011. Waktu itu saya lagi main gitar di kamar kos saya di bintaro perum pondok jaya jl. Teraso (promosi) haha. Saat itu lagu ini pun belum sempurna dan hanya berupa konsep yang terdiri dari intro, beberapa bait sudah terisi lirik, dan inti lagu atau bagian reff lagu ini pun belum ada. Lagu ini pun akhirnya baru diselesaikan Oktober/November 2012 (lama amat yak haha) karena niat saya untuk nyeleseinnya juga baru muncul saat itu. Saya inget banget lagu ini saya selesein sehari setelah saya pulang dari kemang, dari sebuah home studio di Jl. Bangka raya.

Jadi di kemang itu saya punya kenalan dari RCM (Republik Cinta Management) yang merupakan asisten produser sekaligus MD (Music Director) di RCM yang bernama DJ Embut (sering muncul di acara X Factor jadi pengiringnya NUDI). Saya biasa memanggil doi bang Heldi (emang namanya sih) dan doi itu punya banyak lagu yang bagus. Tau sendiri lah karakter lagu-lagu di RCM itu kan pasti liriknya berat dan biasanya memakai bahasa yang tinggi. Maksudnya butuh pemahaman tinggi untuk mencerna lagu tersebut, dan kebanyakan bukan lagu cinta, melainkan lagu-lagu tentang kehidupan. 




Kenapa saya cerita begini? Nah, karena lagu-lagu doi itulah saya terinspirasi untuk membuat sebuah lagu yang bertema kehidupan. Jadi setelah mendengar lagu doi saya pun berpikir dan mulai berniat untuk membuat lagu kehidupan. Besoknya, setelah semalaman berkunjung dari basecamp di kemang tersebut, saya pun tersadar bahwa saya sudah memiliki konsep lagu yang bertema kehidupan. Ya, lagu tersebut adalah lagu ‘Perjalanan Hidup’ ini. Waktu lagu ini sudah selesai setengah mateng juga (baru rekaman akustik tanpa arangsemen lengkap), belum terpikirkan untuk memasukkan narasi puisi dan suara 2.

Saat take vocal di studio, bang Pancal (Sound Engineer saya) lah yang menyempurnakan lagu ini dengan memberi ide untuk memasukkan narasi puisi yang dilakoni oleh sahabat saya di STAN. Bisa dibilang dia ini orang paling terkenal di STAN spesialisasi Kebendaharaan Negara pada masanya, yaa dia adalah si ahli teater Ferry Irwandi (Thanks bantuanya bro haha). Lagu ini berceritakan tentang kisah perjalanan hidup seseorang yang penuh lika-liku kehidupan dalam menggapai impiannya.  Untuk liriknya sendiri, saya terinspirasi dari orang tua saya. Jadi sebenarnya, lagu ini saya tujukan buat orang tua saya yang saya cintai. 


Inti  dari lagu ini menceritakan tentang seseorang yang ingin mencoba meraih sesuatu, akan tetapi ia dipandang rendah oleh beberapa pihak, mendapat kekangan dan penolakan dari orang terdekat . Walaupun begitu, orang ini tetap ingin mencoba dan berusaha sekuat tenaga untuk membuktikan kepada semua orang bahwa dia bisa mencapai impiannnya tersebut dan membahagiakan orang-orang terdekatnya meskipun dia sendiri tahu jalan yang akan dia tempuh benar-benar tidak mudah. Saya sempet memperdengarkan lagu ini ke beberapa teman saya. Banyak yang mengatakan bahwa ini adalah lagu yang paling cocok untuk menjadi lagu andalan saya.

Kalo kata bang Pancal “Berat ni lagu”, kalo kata bang Heldi “Lagu ini punya icon” (jadi bisa langsung dihapal). Saya mengakui bahwa lagu ini memang berbeda dari lagu lainnya di album Fortunata ini, akan tetapi saya tetap menjadikan lagu ini menjadi hits kedua karena menurut saya lagu andalan itu GAK harus yang paling bagus, melainkan lagu yang mudah diterima orang banyak.


Lagu ini adalah lagu ke-8 yang saya ciptakan, dan merupakan lagu ketiga yang saya rekam secara semi-profesional (haha) dengan format demo fullband di Gana Record Studio pada tanggal 13 Desember 2012 shift 3 studio 1 jam 00:00 – 06:00. Sebenarnya lagu ini ingin saya simpan dan ada lagu lain yang seharusnya di rekam lebih dulu, namun karena kebutuhan rekaman yang membutuhkan 2 buah lagu ‘minor’ yang direkomendasi oleh komandan Pancal, akhirnya terpilihlah lagu ini.
"Di langit aku berharap, gantungkan semua impianku. Ku tahu tak akan mudah,
namun tak salah tuk ku coba"
- Sigit Khamdani -

Kisah di Balik Lagu 'Dalam Mimpi'



Dalam Mimpi. Hmmm lagu sendu yang satu ini awalnya bukanlah sebuah lagu slow, melainkan lagu up-beat­ yang bikin goyangin kepala (joget bang, haha). Nah, karena liriknya yang menceritakan kisah yang sedih sendu (galau ni ye), makannya saya lebih prefer jadiin lagu ini menjadi lagu slow biar sesuai sama lirik dan tentunya bisa dinikmati dikala lagi kangen sama ‘the special one’ (emangnya Mourinho) XD. Katy Perry (pacar gua!) adalah sosok yang paling menginspirasi saya untuk membuat konsep lagu Dalam Mimpi ini.

Isi lirik, line bass dan rhtym section (ribet bahasanya yak) lagu-lagunya mbak Katy Perry yang bikin saya ‘ngiler’ (apalagi pas nonton video clipnya hehe) dan sekejap otak saya bersinar cerah untuk membuat lagu ini hehehe. Semua lagu Katy Perry asik karena memang terdengar unik, meski nadanya monoton. Eits jangan salah, nada monoton itu memang sederhana, tapi bukan berarti tidak enak.
Justru kesederhanaan bisa menjadi kekuatan! Itulah konsep musik yang ingin saya bangun, sederhana dan sedikit classic (tsah). Konsep lagu Dalam Mimpi ini saya buat di kamar kosan saya di bintaro, saat saya masih kuliah di STAN tingkat 2 semester 3 atau 4 sekitar tahun 2010-2011. Saya baru menyempurnakan lagu ini tahun 2012 di rumah saya sendiri, setelah hampir setahun konsep lagu ini saya simpan. 


Makna dari lagu ini sendiri menceritakan tentang sebuah kisah seseorang yang sedang memiliki gejolak rasa rindu yang teramat dalam terhadap orang yang ia cintai, akan tetapi orang tersebut tidak bisa bertemu dengan orang yang ia cintai. Entah karena sudah meninggal dunia, atau si dia memang super sibur, atau bisa juga karena dilarang bertemu, atau memang jaraklah yang memisahkan mereka sehingga keadaan seperti ini membuat orang tersebut hanya bisa bertemu dengan orang yang ia cintai itu di dalam mimpinya saja. 

 

Meskipun rasa rindu ingin bertemu itu tidak bisa terobati, bertemu di dalam mimpi saja benar-benar sudah membuat hati orang ini bahagia, walaupun sebenarnya dia ingin sekali bertatap muka langsung dengan orang yang dicintainya itu. Sebenaranya lagu ini saya buat untuk si ‘Nyonya’, karena pada saat itu saya ingin sekali bertemu dengan dia. Namun, tiadalah daya dan upaya keadaan sedang tidak mendukung kami untuk bertemu, sehingga saya hanya bisa memimpikannya (bukan mimpi yang macem-macem ya haha). 


Lagu ini merupakan satu-satunya lagu dengan arrangement musik semi- akustik di album Fortunata. Beberapa orang yang sudah mendengar lagu ini ada menjagokan lagu ini dan memberikan respon yang Alhamdulillah baik sekali. Lagu ini adalah lagu ke-6 yang saya ciptakan dan merupakan lagu ke-5 yang saya rekam secara semi-profesional (demo) di Gana Record Studio pada tanggal 28/29 Desember 2012 (lupa haha) shift 2 studio 1 jam 17:00 – 00:00.




Saya inget banget lagu ini buru-buru saya take karena besoknya saya ada acara keluarga ke Malang untuk liburan tahun baru. Niatnya sih biar saya bisa menikmati 6 lagu saya sendiri (waktu itu sudah 6 lagu yang sudah ‘masuk dapur’) sepanjang perjalanan ke Malang naik kereta eksekutif sekeluarga dari Gambir (duh pengen ke Malang lagi rasanya). Saya beli tiketnya bareng si ‘Nyonya’ lhoo... *curcol haha.



"Tiada berarti air mata slama ini. Sejak kau pergi tinggalkan aku sendiri"
- Sigit Khamdani -

Kisah di Balik Lagu 'Jalan Cinta'


Jalan Cinta. Sesuai judulnya, lagu ini adalah lagu yang bertemakan cinta yang mengisahkan satu dari berbagai permasalahan dalam dunia percintaan (wuih). Kalau diingat-ingat, kisah di balik proses pembuatan lagu Jalan Cinta ini berbeda dari lagu-lagu lainnya di album Fortunata ini. Biasanya saya membuat lagu dengan menggunakan gitar, untuk lagu ini saya tidak memakai gitar atau alat musik apapun. Saya mendapatkan konsep lagu ini ketika saya sedang mengendarai sepeda motor di daerah cempaka mas (hahaha benar-benar cara yang unik). Ini bukan bercanda, tapi terserah sih percaya atau tidak, yang jelas waktu itu ilham untuk membuat lagu ini memang tiba-tiba datang sendiri ketika saya sedang naik motor. 

Sepintas ilham itu muncul di dalam pikiran saya, sambil naik motor saya coba nyanyi-nyanyi dan memainkan nada yang saya pikirkan itu. Yang namanya ide kan tidak bisa ditebak kapan bisa muncul dan kapan ide itu menghilang. Karena takut lupa, tanpa pikir panjang saya pun langsung merekam nada yang saya mainkan tersebut dengan HP yang ada di kantong jaket saya. Kebetulan waktu itu baru bagian reffnya saja. Kejadian ini terjadi sekitar tahun 2011 kalau tidak salah. Setahun kemudian barulah niat saya muncul untuk menyelesaikan konsep lagu ini. 


Lagu ini saya selesaikan tahun 2012 di ruang tamu rumah saya (pas lagi sepi pastinya) untuk mencari bagian intro dan bagian lain untuk melengkapi bagian reffnya. Sebelumnya, saya juga mempunyai keinginan untuk membuat sebuah lagu yang sebagian besar lagu itu diisi oleh suara falseto. Nah, kebetulan sekali di bagian reff lagu ini memang cocok sekali menggunakan suara falseto. Sampai akhirnya saya pun berhasil menyelesaikan lagu dan lirik untuk lagu Jalan Cinta ini.



Makna dari lagu ini sebenarnya menceritakan tentang perjalanan cinta seseorang yang sedang berada di ujung tanduk, dan hampir tidak mungkin untuk bersatu kembali, meski kedua belah pihak sebenarnya masih mempunyai rasa untuk saling mencintai dan hidup bersama (ya beginilah kehidupan cinta). Hmmm masalah di antara keduanya adalah keadaan yang tidak mendukung mereka bersatu, sesuai liriknya ‘keaadan yang salah’. 

Lagu ini beraliran pop (banget) yang lebih mengutamakan kekuatan lirik di reffnya ketimbang musiknya sendiri. Lagu andalan keempat ini merupakan lagu ke-7 yang saya buat dan merupakan lagu ke-9 yang saya rekam secara semi-profesional (demo) di Gana Record Studio pada tanggal 29/30 April 2013 shift 3 studio 1 jam 00:00 – 06:00.
 "Biarkanlah aku yang tahu, seberapa cintaku padamu.
Salahkah ku bila, menginginkanmu jika keadaan yang salah"
- Sigit Khamdani -